Mengapa Milenial Harus Membaca Buku #MILLENIALINVESTOR: Investasi Ala Milenial


"You can start small! But start now! Because little action better than no actions at  all." 

Investasi menjadi topik hangat yang banyak dibicarakan berbagai kalangan, terutama generasi milenial. Generasi yang tumbuh diera digital saat ini, membuat milenial mudah mendapatkan banyak akses informasi, namun seringkali masih bingung untuk mulai berinvetasi. 

 

Buku #MILLENIALINVESTOR: Investasi ala Milenial hadir sebagai jawaban dari kebingungan ini. Ditulis oleh Dea Salsabillah dan Priscilla Siregar, dua perempuan generasi milenial ini menceritakan perjalanan investasi mereka. Dea Salsabillah seorang entrepreneurship yang sukses dan Pricilla Siregar seorang jurnalis yang tertarik dengan isu perekonomian. 

 

Buku ini memberikan panduan dan tips yang lengkap dan praktis dalam berinvestasi bagi pada generasi milenial. Dalam artikel ini mari membahas kelebihan dan kekurangan dari buku ini. 

 

Buku #MillenniaInvestor di mulai dengan memberikan penjelasan umum bagaimana kondisi milenial saat ini. Bagian awal ini juga membahas mengenai hal-hal yang berhubungan dengan self improvement. Tidak hanya memberikan pemahaman tentang investasi, tetapi buku ini mengajak pembacanya mengenali hal dasar mengapa generasi milenial sulit untuk berinvestasi.

 

Empat alasan mengapa generasi milenial sulit berinvestasi:

1. Being ‘Consumptive’ is in Our DNA

Hal paling sering kita jumpai saat ini dimana milenial rela menabung berbulan-bulan agar bisa menonton konser dari artis ternama demi terlihat ‘keren’ dilingkungan sosial mereka.

 
2. Fear of Missing Out (FOMO)

Hanya karena ingin terlihat ‘hits’ generasi milenial berlomba-lomba menjadikan sosial media sebagai kiblat agar tidak dianggap tidak gaul atau kurang update.

 
3. Young, Dum, and Broke = Part of being Generasi Milenial?

Seperti judul lagu dari Khalid, lagu yang menggambarkan anak muda yang suka hura-hura, mumpu masih muda. 

 

4. Generasi Milenial = Generasi Instan ?

Tumbuh di era digital sering kali membuat kita ingin semuanya serba cepat. Sehingga banyak orang diluar sana yang menghalalkan segala cara untuk cepat kaya. Padahal cara instan tidak membuat kita mendapatkan pengalaman.

 

Selain itu, buku ini juga memberikan Gambaran tentang jenis-jenis intrumen investasi seperti, obligasi, saham, reksa dana, dan lain-lain. Penulis juga memberikan strategi yang digunakan untuk mengelolah keuangan dengan contoh studi kasus atau contoh nyata.

 

Pada bagian akhir buku, penulis tidak lupa menekankan pentingnya punya minset yang benar, seperti kesabaran, disiplin, dan konsisten untuk menjadi seorang investor. Berbagai kesalahan umum yang sering dilakukan seorang investor dan bagaimana cara mengatasinya.

 

 

Menurut saya kelebihan buku ini punya gaya bahasa yang sederhana sehingga muda dipahami. Dalam buku ini diberikan contoh studi kasus yang membuat kita lebih mudah memahami konsep yang dijelaskan. Buku ini sangat relevan dengan kebutuhan milenial saat ini untuk memulai melakukan invetasi.

 

Namun, dalam beberapa bagian buku ini kurang memberikan penjelasan mendalam. Misalnya seperti analisis fundamental teknikal pada saham yang terlalu singkat. Namun kekurangan ini tidak mengurangi nilai dari keseluruhan buku ini.

 

Jika kamu ingin memulai berinvetasi saya merekomendasikan buku ini, karena memberikan panduan praktis dan lengkap dengan cara yang menarik. Pengatahuan buku ini dapat langsung diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga dapat membantu mengatasi kesalahan umum dalam berinvstasi.

 

Jangan ragu mengambul langkah pertama untuk menjemput kebebasan finasial. Investasi bukan tentang kaya paling cepat, tetapi menumbukan kekayaan secara bertahap dengan disiplin dan konsisten.

 

Apakah kamu sudah membaca buku ini? Atau apakah kamu punya cerita tentang investasi, jangan lupa bagikan dalam kolom komentar agar bisa berbagi inspirasi. 


Identitas Buku 

Nama Penulis: Dea Salsabila Amira dan Priscillia Maulina Juliani Siregar 

Penerbit: PT. Grasindo 

Tahun terbit: 2019 

Jumlah halaman: 255 

 

 

Tidak ada komentar