Sinopsis
Review
Mengelolah
keuangan sejak dini merupakan kewajiban yang tidak dapat terelakkan lagi. Terbit
pada tahun 1997, Rich Dad Poor Dad karya Robert T. Kiyosaki menjadi buku
terkenal dan konsisten menjadi buku best seller sepanjang zaman. Buku
ini telah terjual sebanyak 32 juta copy dan diterjamahkan kedalam 51 bahasa
diantaranya bahasa Indonesia.
Robert
adalah seorang investor. pengusaha, penulis sekaligus motivator. Dalam buku ini
Robert membahas mengenai pentingnya kesadaran dalam mengatur keuangan untuk
menciptakan kebebasan finansial.
Bukunya
terdiri dari sembilan bagian bab yang bercerita tentang kisah seorang anak
bernama Robert. Tumbuh dengan dua orang ayah yang sama sukses, namun memiliki
dua sudut pandang berbeda mengenai uang. Hal ini justru menjadi keuntungan
untuk Robert dalam memilih nasihat yang akan diterapkan untuk kehidupannya.
Menceritakan
tentang pengalaman pribadi Robert. Ayah pertama adalah ayah kandung Robert. Bekerja
sebagai pegawai negeri dengan pendidikan tinggi tetapi selalu mengalami
kesulitan keuangan. Ayah pertama disebut Poor Dad.
Sementara
itu ayah kedua adalah ayah sahabat Robert. Ayah kedua bekerja sebagai seorang
pengusaha sukses. Ayah kedua memberikan pelajaran berharga tentang bagaimana
membangun keuangan. Kehadiran kedua figur ini memberikan Robert pandangan yang
berbeda tentang uang dan investasi.
Rich
Dad Poor Dad, buku yang menarik menyadarkan kamu pentingnya perencanaan
keuangan. Buku ini tidak akan mengajari kamu cara melakukan investasi step
by step, namun lebih cenderung pada bagaimana kamu dapat membuat uang
bekerja dengan menyesuaikan pada minat dan bakatmu.
Buku
ini memunculkan beberapa pernyataan yang cukup menentang pedoman kamu mengenai
uang sebelumnya. Hal ini juga terjadi oleh beberapa orang diluar sana,
gagal mengelolah keuangan.
Buku
ini akan memberikan gambaran mengenai perbedaan mindset antara mindset orang
kaya dan mindset orang miskin. Mindset orang kaya berfokus membuat uang bekerja
secara jangka panjang. Sedangkan mindset orang miskin cenderung berpikir
bekerja keras untuk uang.
Salah
satu hal yang membuat buku ini sangat
menarik adalah cara Kiyosaki menggunakan cerita pribadi dan contoh konkret
untuk mengilustrasikan konsep-konsep yang diajarkannya. Ini membuat pembaca
lebih mudah memahami dan menerapkan pelajaran tersebut dalam kehidupan nyata.
Namun,
sayang beberapa pembaca merasa bahwa
saran investasi Robert terlalu berisiko dan tidak realistis untuk semua orang.
Selain itu, ada yang merasa bahwa buku ini kurang memberikan panduan praktis
yang lebih mendetail tentang cara memulai investasi atau bisnis.
Meskipun
demikian, saya percaya bahwa "Rich Dad Poor Dad" adalah bacaan yang
sangat berharga bagi siapa saja yang ingin meningkatkan literasi keuangan
mereka dan belajar cara berpikir yang benar tentang uang.
Tidak
ada waktu yang lebih baik untuk mulai mempelajari prinsip keuangan yang baik
dan benar daripada sekarang. Jika kamu siap mengubah cara pandang kamu terhadap
uang dan kemungkinan mencapai kebebasan finansial semakin dekat. Jangan
ragu untuk membaca 'Rich Dad Poor Dad' dan temukan rahasia kesuksesan finansial
dan mulailah perjalanan kamu menuju masa
depan yang lebih cerah
Tuliskan
tanggapan kamu apabila sudah pernah membaca buku ini? Atau apakah kamu sudah
mulai menerapkan isi buku ini dalam kehidupan sehari-hari kamu? Jangan lupa
tulis di kolom komentar agar kita bisa berbagi inspirasi.
Identitas Buku
Nama Penulis : Robert Kiyosaki
Nama Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit : 2016
Jumlah Halaman 299
Tema artikelnya menarik.. utk belajar investasi keuangan kayanya ada ya di dalam buku?
BalasHapusSya mau beri saran nih, smoga sinopsis & review bukunya bisa ditambah referensi & tulisannya..
Smoga makin berkembang ya.. good luck 👌👌
Buku juga lebih kearah mengedukasi kesadaran keuangan sih kak, selain itu mengajarkan kita untuk menciptakan penghasilan dengan apa yang bisa kita lakukan.
HapusTerima kasih atas sarannya kak :)
Aamiin
Buku yang bagus ini mah, mengubah pola pikir dan menciptakan sebuah kesadaran akan pentingnya peka pada finansial di zaman yang semakin canggih ini 😄😄
BalasHapusTerima kasih kak :)
Hapus