Memasuki usia 20-an adalah fase hidup yang
penuh dengan tantangan. Pada usia ini serind disebut dengan ‘quarter of life crisis’.
Fase dimana orang mulai memasuki fase dewasa, dimana seringkali orang-orang
merasakan kebingungan dengan arah hidupnya, karier yang ingin dikejar, dan
proses menentukan dan membentuk identitas diri sendiri. Ditengah tekanan
sosial, ekspektasi yang tinggi dan kemajuan teknologi yang begitu pesat,
generasi milenial seringkali membutuhkan panduan untuk menghadapi realitas
hidup yang semakin kompleks.
Buku "Survival Kit for 20 Something" karya Hipwee hadir sebagai jawaban atas kebingungan ini. Buku ini menawarkan panduan praktis yang dirancang khusus untuk membantu para milenial menghadapi tantangan hidup di usia 20-an. Dalam review ini, kita akan menggali lebih dalam tentang isi buku ini, mengapa buku ini bisa menjadi panduan berharga bagi siapa saja yang berada di fase kehidupan ini.
![]() |
Survival Kit for 20 Something |
Hipwee, sebagai platform media digital,
dikenal dengan konten-konten yang sangat relevan bagi generasi milenial. Dengan
gaya penulisan yang santai namun informatif, Hipwee berhasil membangun
komunitas pembaca yang setia. Buku "Survival Kit for 20 Something"
adalah salah satu upaya mereka untuk memperluas jangkauan dalam memberikan
nilai tambah kepada pembaca, terutama mereka yang sedang mencari panduan hidup
di usia 20-an.
Penulis buku ini bernama Disfira Ika Amelia
dan Pradya Wardhani. Disfira Ika Amelia, memulia banyak belajar menulis sebagai
writer di Hipwee diakhir tahun 2015. Selain itu, Pradnya Wardani seorang yang
memiliki hobi menulis. Ia banyak menghabiskan waktu untuk melakukan riset dan
menulis di Hipwee.
Penulis buku ini terdiri dari tim editorial
Hipwee yang berpengalaman dalam memahami masalah-masalah yang sering dihadapi
oleh generasi muda. Mereka menggabungkan pengalaman dan pengetahuan yang
dimiliki untuk menyusun buku ini, dengan harapan bisa memberikan dampak positif
bagi kehidupan pembacanya.
Buku "Survival Kit for 20
Something" terbagi menjadi beberapa bab yang masing-masing fokus pada
aspek-aspek penting kehidupan yang sering menjadi sumber kebingungan bagi
generasi milenial. Berikut adalah gambaran umum dari beberapa bab utama yang
dibahas dalam buku ini:
1.Selamat Datang di Usia Dua Puluhan
Pada awal buku ini, kamu akan diajak untuk mengetahui
beberapa ekspektasi-ekspektasi yang tadinya ada dibenak kamu. Ekspektasi dimana
kamu mengira dunia dewasa adalah hal yang menyenangkan dan mudah dijalani
seperti khayalanmu di sinetron atau drama fiksi yang kamu tonton.
2. Quarter-life Crisis
Fase yang paling penuh dengan kejutan yang tak
terduga. Pada bab ini kau mulai menyadari bahwa hidup tidak seindah ekpetasi.
Semakin hari kamu akan semakin disadarkan oleh tuntutan tekanan lingkungan
sosial dan kamu harus tetap bertahan menghadapinya.
3. Karier dan Pendidikan
Memasuki umur 20-an seringkali membuat kamu
mulai mempertimbangkan banyak hal, seperti karier dan pendidikan. Ada tiga opsi
yang bisa kamu lakukan setelah menempuh pendidikan, pertama dengan
mempersiapkan diri berburu pekerjaan pertama. Dua, melanjutkan pendidikan untuk
mendapat gelar magister, dan ketiga menyegerakan naik pelaminan.
4. Keuangan
Ini adalah bagian yang paling krusial dalam usia
20-an, kamu akan mulai memperhatikan kemana uangmu pergi. Penting untuk mulai memikirkan
penghasilan tambahan dan tidak hanya fokus pada satu penghasilan saja.
Mengelola keuangan di usia 20-an bisa menjadi
tantangan besar, terutama ketika berhadapan dengan realitas seperti utang
pendidikan dan tekanan sosial untuk mengikuti gaya hidup tertentu. Melalui buku
ini kamu akan diberikan gambaran mengenai investasi-investasi apa saja yang dapat
kamu coba.
5. Karier dan Pengembangan Diri
Bab ini membahas tentang bagaimana menemukan
karier yang sesuai dengan passion dan keahlian, serta tips untuk berkembang
dalam dunia kerja. Ada juga pembahasan tentang pentingnya keterampilan soft
skills dan bagaimana membangun personal branding yang kuat.
6. Hubungan Sosial dan Percintaan
Usia 20-an seringkali dipenuhi dengan dinamika
hubungan sosial, baik itu dengan teman, keluarga, atau pasangan. Bab ini
memberikan panduan tentang cara membangun hubungan yang sehat dan bermakna,
serta mengatasi berbagai masalah yang mungkin muncul dalam hubungan percintaan.
Salah satu kelebihan utama buku ini adalah
bahasa yang digunakan. Penulis berhasil menyampaikan pesan-pesan penting dengan
cara yang mudah dipahami dan relevan dengan kehidupan sehari-hari. Gaya
penulisan yang santai meskipun membahas topik-topik yang berat.
Selain itu, buku ini dilengkapi dengan
contoh-contoh nyata yang sangat relevan dengan kehidupan generasi milenial.
Contoh-contoh ini membantu pembaca untuk lebih memahami konteks dari setiap
tips yang diberikan. Misalnya, dalam bab tentang karier, penulis tidak hanya
memberikan saran tentang bagaimana menemukan pekerjaan yang sesuai, tetapi juga
memberikan contoh bagaimana orang-orang nyata berhasil menemukan jalan karier
mereka di tengah ketidakpastian.
Buku ini juga menawarkan tips praktis yang
dapat langsung diterapkan oleh pembaca. Setiap bab diakhiri dengan ringkasan
dan daftar tindakan yang dapat dilakukan, yang membantu pembaca untuk
mempraktikkan apa yang telah mereka pelajari.
Ini membuat buku ini tidak hanya menjadi
bacaan yang informatif, tetapi juga menjadi panduan yang benar-benar dapat
diikuti dalam kehidupan sehari-hari. Meskipun buku ini memiliki banyak
kelebihan, buku ini memilki kekurangan pada pengetikan yang sering kali typo.
Namun hal itu bukan masalah yang besar karena saya tetap mengerti makna dari
apa yang ingin disampaikan penulis.
Buku "Survival Kit for 20
Something" mengajarkan bahwa tidak ada jalan pintas menuju kesuksesan
atau kebahagiaan. Setiap orang harus melewati proses pembelajaran dan
pengembangan diri yang kadang penuh dengan tantangan. Buku ini mendorong
pembaca untuk menerima ketidaksempurnaan dalam hidup dan melihat setiap
tantangan sebagai kesempatan untuk belajar dan berkembang.
Nilai utama yang ingin disampaikan oleh buku
ini adalah pentingnya kesadaran diri dan keberanian untuk mengambil
langkah-langkah kecil namun konsisten dalam menjalani hidup. Tidak ada yang
salah dengan merasa bingung atau tidak tahu harus melakukan apa di usia 20-an,
karena ini adalah fase yang penuh dengan eksperimen dan penemuan diri. Yang
penting adalah terus bergerak maju dan belajar dari setiap pengalaman.
Buku ini sangat cocok untuk siapa saja yang
berada di usia 20-an dan merasa bingung dengan arah hidup mereka. Baik mereka
yang baru lulus dari perguruan tinggi dan mencari pekerjaan pertama, atau
mereka yang sudah bekerja namun merasa tidak puas dengan jalur karier mereka,
buku ini menawarkan panduan yang sangat relevan dan praktis.
Selain itu, buku ini juga bisa menjadi bacaan
yang berguna bagi mereka yang ingin lebih memahami diri sendiri dan mencari
cara untuk meningkatkan kualitas hidup mereka, baik dari segi karier, keuangan,
kesehatan mental, maupun hubungan sosial. Dengan tips-tips yang mudah
diterapkan, buku ini bisa menjadi teman yang berharga dalam perjalanan hidup di
usia 20-an.
Kesimpulan
Survival Kit for 20 Something adalah buku yang dirancang untuk membantu generasi milenial menghadapi berbagai tantangan hidup di usia 20-an. Dengan bahasa yang mudah dipahami dan tips praktis yang dapat langsung diterapkan, buku ini berhasil menjadi panduan yang sangat relevan dan bermanfaat.
Jika Anda berada di usia 20-an dan sedang
mencari panduan untuk menghadapi fase hidup yang penuh tantangan ini, Survival
Kit for 20 Something adalah buku yang patut kamu baca. Ini bukan hanya sekadar
bacaan, tetapi juga panduan praktis yang bisa membantu kamu menjalani hidup
dengan lebih percaya diri dan penuh makna.
Jika kamu sudah pernah membaca buku ini,
berikan tanggapan dikolom komentar tentang buku ini ya!
Tidak ada komentar