Apa yang akan terlintas dipikiranmu ketika mendengar
tentang menurunkan berat badan? Itulah hal yang saat ini saya hadapi,
menurunkan berat badan seringkali menjadi tantangan yang cukup berat dan
membingungkan.
Saya adalah salah satu orang yang sedang
berjuang mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat sekaligus menurunkan berat
badan, berbagai cara telah saya coba lakukan, hanya saja saya mengalami
kesulitan untuk terus konsisten.
![]() |
Pexels.com |
Menjalani pola hidup sehat bukan hal yang baru
bagi saya, Hal inilah yang memunculkan ide saya setelah membaca buku berjudul
"Atomic Habits" karya James Clear. Dalam artikel ini, saya akan membangikan
pengalaman saya menurunkan berat badan dengan melakukan 30 hari challenge dengan
menerapkan konsep dari buku ini.
Konsep Atomic Habits
'Atomic Habits' adalah buku yang mengajarkan
tentang konsep membangun kebiasaan kecil dan bagaimana kebiasaan-kebiasaan ini
bisa berdampak besar pada kehidupan kita. James Clear menjelaskan bahwa dengan
fokus pada perbaikan kecil setiap hari, kita bisa mencapai hasil yang luar
biasa dalam jangka panjang. Buku ini menginspirasi saya untuk membangun sistem yang tepat untuk
menerapkan konsepnya pada penurunan berat badan.
Baca juga: Buku Atomic Habits karya James Clear
Menetapkan Tujuan yang Jelas
Sebelum memulai tantangan, saya tidak memiliki
ekspetasi apa-apa tentang jasil akjhirnya. Saya hanya berharap mengalami
perubahan yang signifikan terhadap badan saya. Berawal dari kegabutan yang
akhirnya membuat saya bertekad untuk mengurangi gelembir di bagian tubuh saya
seperti paha, lengan, dan tentu saja perut buncit wkwk 😊.
Menyusun Rencana dan Kebiasaan Baru
Untuk mencapai tujuan tersebut, saya menyusun
rencana yang terdiri dari beberapa kebiasaan kecil yang akan saya terapkan
setiap hari. Beberapa kebiasaan ini termasuk:
- Berolahraga selama 30 menit minimal 3 kali dalam seminggu.
- Rutin minum jus wortel dan tomat setiap hari.
- Minum setidaknya 2 liter air setiap hari.
- Mencatat semua makanan yang saya konsumsi dalam jurnal makanan.
Minggu 1: Mulai dengan Kebiasaan Kecil
Minggu pertama adalah tentang memulai dengan
kebiasaan kecil. Saya mulai dengan rutin minum jus wortel pada minggu pertama.
Pada awalnya, melakukan workout bukan hal yang
mudah bisa saya lakukan selama 30 menit. Saya pun menyadari untuk mulai dari perengangan
selama 15 menit, kemudian workout selama 15-20 menit hingga akhir-akhir ini
saya mampu untuk konsisten melakukan workout selama 30 menit. Selain itu
menambahkan jogging sebagai bagian olahraga mingguan saya yang ternyata membuat
saya semakin produktif dalam menjalani hari.
Tidak terlalu sulit menaklukan tantanga di
minggu pertama. Semua hal ini telah sering saya lakukan, sayangnya saya sulit konsisten
melakukannya. Oleh sebab itu saya mengatasinya dengan saya menyiapkan pakaian
olahraga saya di malam sebelumnya dan meletakkannya di dekat tempat tidur. Hal
ini memudahkan saya untuk langsung mengenakan pakaian tersebut ketika bangun
tidur.
Minggu 2: Menambahkan Kebiasaan Baru
Pada minggu kedua, saya menambahkan kebiasaan
baru yaitu mengganti menu sarapan menjadi lebih sehat. Saya mulai mengganti cemilan dengan buah segar ke kantor
sebagai camilan. Ini membantu saya mengurangi konsumsi makanan ringan yang
tidak sehat seperti keripik dan permen.
Pada saat ini saya sedang belajar mengatur
makanan harian saya selama 30 hari. Rasanya cukup menantang juga karena
dibeberapa kesempatan saya masih sering makan makanan yang tinggi kalori, namun
hal ini tidak menjadi masalah lagi. Setiap punya waktu yang sedang luang saya
mencari informasi mengenai diet menurunkan berat badan yang baik dan benar
serta mencari ide menu makanan rendah kalori. Hal ini saya lakukan untuk terus
memperbaiki menu makanan yang saya konsumsi.
Baca juga: Buku I Hate Diet karya Yulia Balschun
Minggu 3: Mengintegrasikan Kebiasaan dalam Rutinitas Harian
Pada minggu ketiga, saya mulai
mengintegrasikan kebiasaan-kebiasaan ini ke dalam rutinitas harian saya. Saya mulai
menggabungkan semua kebiasaan kecil yang sering saya lakukan.
Selain itu, saya juga semakin terbiasa dengan
camilan sehat dan mulai mencatat semua makanan yang saya konsumsi. Saya
mencatat makanan yang saya makan melalui postingan Instagram saya, dengan begitu
saya lebih mudah dalam memantau makanan yang saya makan. Kamu bisa cek di highlight
instagram saya, dimana saya meng-upload olahraga dan
pola makan yang saya lakukan selama satu bulan terakhir ini.
Minggu 4: Mengukur Kemajuan dan Menyesuaikan
Strategi
Minggu keempat adalah saat untuk mengukur kemajuan yang telah dicapai dan menyesuaikan strategi jika diperlukan. Saya melihat hasil yang cukup memuaskan pada timbangan dan ukuran lingkar badan saya, sehingga dengan begitu terjadi penurunan berat badan yang signifikan. Namun, saya juga menyadari bahwa ada beberapa hal yang perlu disesuaikan, seperti meningkatkan intensitas latihan dan lebih selektif dalam memilih makanan.
Saya mulai menambahkan latihan beban ringan dan melakukan latihan kardio yang lebih intens. Selain itu, saya juga lebih fokus pada asupan nutrisi yang seimbang, memastikan saya mendapatkan cukup protein, serat, dan vitamin.
Setelah 30 hari, saya berhasil menurunkan
berat badan sebanyak 4 kg. Ini adalah pencapaian yang sangat membanggakan bagi
saya, mengingat saya telah mencoba berbagai metode sebelumnya tanpa hasil yang
signifikan. Perubahan yang saya rasakan tidak hanya pada penurunan berat badan,
tetapi juga peningkatan energi, kualitas tidur yang lebih baik, dan perasaan
lebih positif secara keseluruhan.
Ada beberapa pelajaran berharga yang saya
dapatkan selama tantangan ini:
- Kebiasaan Kecil Memiliki Dampak Besar: Jangan meremehkan kekuatan kebiasaan kecil. Langkah-langkah kecil
yang konsisten bisa membawa perubahan besar dalam jangka panjang.
- Konsistensi Adalah Kunci:
Menjaga konsistensi adalah hal yang paling penting. Tidak perlu melakukan
perubahan besar sekaligus, cukup fokus pada kebiasaan kecil setiap hari.
Untuk pembaca yang ingin mencoba tantangan
serupa, berikut adalah beberapa tips yang bisa membantu:
- Mulailah dengan Kebiasaan yang Paling Mudah: Pilih kebiasaan kecil yang paling mudah dilakukan dan mulailah
dari sana.
- Buat Rencana yang Terperinci:
Rencanakan kebiasaan-kebiasaan yang ingin kamu terapkan dan tulis jadwal
harian yang realistis.
- Jangan Terlalu Keras pada Diri Sendiri: Jika kamu melewatkan satu hari atau mengalami kemunduran, jangan terlalu keras pada diri sendiri. Teruslah maju dan fokus pada tujuan jangka panjang.
Mengikuti tantangan ini adalah pengalaman yang
sangat berharga bagi saya. Saya belajar banyak tentang diri saya sendiri dan
kekuatan kebiasaan kecil. Saya mengajak kamu untuk mencoba tantangan ini dan
melihat bagaimana perubahan kecil bisa membawa dampak besar dalam hidup kamu.
Jangan ragu untuk berbagi pengalaman kamu di komentar di bawah ini ya!
Mungkin cerita saya ini cukup sekian, apabila kamu butuh informasi tambahan kamu bisa komen dibawah atau langsung dm instagram saya supaya kita bisa sama-sama belajar mengenai diet dan pola kebiasaan.
Selamat mencoba dan semoga sukses!
Keren kak, saya juga sempat olga rutin sepulang kerja. Selama satu minggu saya merasa jadi lebih produktif, baca ini jadi pengen olga lagi
BalasHapusWah, semangat ya kak. Semoga bisa konsisten selama satu bulan supaya bisa jadi habits :)
Hapuswah keren mbak semoga bisa konsisten terus ya, saya masih bolong-bolong nih jada pola makan
BalasHapusAamiin , semoga mba juga segera konsisten. Semangat mbak
Hapus