Pernah gak sih kamu merasa kewalahan karena tidak tahu harus memulai dari mana untuk mencapai tujuan? Membangun sistem perencanaan yang efektif bisa menjadi kunci untuk meraih produktifitas yang optimal. Bayangkan bila kamu dapat membuat perencaan yang tepat, dengan begitu kamu akan lebih mengefesienkan waktu yang kamu gunakan.
Pengertian Sistem Plan
Sistem perencanaan dilakukan oleh orang-orang yang menyakini atau mempercayai masa depan sehingga diciptakan suatu langkah-langkah untuk lebih dekat terhadap tujuan. Dalam kehidupan pribadi maupun profesional, memiliki sistem plan yang baik dapat membentuk suatu fokus yang tepat.
Langkah-langkah Membuat Sistem Plan
1. Setting goals
Langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah menentukan tujuan. Setting goals adalah suatu menentukan sebuah tujuan. Dengan adanya setting goals membuat kita lebih mudah melakukan evaluasi dan mengatur fokus terhadap tujuan. Ketika menyusun setting goals, kamu akan lebih mudah menentukan apa yang kamu perlukan untuk menjadi lebih produktif dengan begitu juga kamu akan membangun motivasi dalam meraih hal terbaik.
2. Analisi SWOT
SWOT merupakan singkatan dari dari strengths (kekuatan), weaknesses (kelemahan), opportunities (peluang), dan threats (ancaman). Analisis SWOT ini dibutuhkan untuk membantu kamu mengenali faktor-faktor yang akan mendukung kamu meraih harapan kamu. Misalnya saat ingin melakukan diet penurunan berat badan, kamu perlu mengetahui kebutuhan kalori yang kamu butuhkan dan jenis-jenis olahraga yang dapat kamu lakukan untuk menunjang langkah kamu.
3. Membuat Rencana Aksi
Langkah selanjutnya dengan pemahaman yang sudah jelas tentang hasil dari analisis SWOT adalah dengan merencankan aksi. Rencana aksi ini akan memecah menjadi tugas-tugas kecil yang lebih muda dikelola. Misalnya, jika tujuan Anda adalah menulis buku, rencana aksi bisa
mencakup penelitian, menulis draf, mengedit, dan mencari penerbit
4. Habits Tracker
Habits tracker adalah sarana yang didesain untuk membantu membangun dan mempertahankan kebiasaan positif. Dengan menggunakan ini kamu akan menjadi lebih mudah dalam memantau rencana harian mingguan bahkan rencana jangka panjang.
 |
Contoh Habit Tracker |
Contoh habit track yang saya buat untuk membuat saya lebih konsisten dalam berolahraga. Langkah pertama dengan menentukan tujuan jangka panjang, rutin berolahraga minimal tiga kali seminggu. Kemudian untuk mencapai tujuan ini, saya memasukkan setidaknya melakukan olahraga minimal 30 menit di kegiatan harian saya.
5. Evaluasi
Setelah melakukan semua langkah-langkah diatas, melakukan evaluasi untuk memastikan kamu sudah berada dijalan yang benar. Lakukan penilaian terhadap pencapaian kecil yang sudah di raih, identifikasi hambatan yang muncul dan lakukan perbaikan. Jika kamu menemukan hambatan dalam sistem plan yang kamu bangun, jangan ragu untuk melakukan revisi. Hal ini akan menjadi kunci menghadapi perubahan.
Tips Sukses Membangun Sistem Plan
Salah satu tantangan yang cukup besar dalam membangun sistem plan adalah menjaga motivasi. Selalu mengingatkan diri sendiri alasan dibalik memulai dan tetap fokus pada proses jangka panjang. Berikan apresiasi terhadap pencapaian kecil yang telah berhasil diraih, hal ini akan membuat kamu semakin semangat lagi.
- Mencari Dukungan dari Lingkungan Sekitar
Orang-orang disekitar akan sangat membantu kamu dalam menerapkan sistem plan. Mintalah dukungan dari orang-orang disekitar kamu ini bertujuan untuk memberikan dukungan motivasi. Lakukan diskusi terhadap rencana kamu dan orang-orang terdekat kamu.
Membuat sistem plan yang efektif memerlukan
perencanaan yang matang dan komitmen untuk menerapkannya. Dengan menentukan
tujuan yang jelas, melakukan analisis SWOT, membuat rencana aksi, menyusun
jadwal, dan melakukan evaluasi secara berkala, kamu dapat mencapai tujuan dengan lebih terstruktur dan efisien. Jangan lupa untuk menjaga motivasi dan mencari dukungan dari lingkungan sekitar.
Mulailah membuat sistem plan kamu sendiri hari ini dan rasakan perbedaannya
dalam pencapaian tujuan.
Tidak ada komentar